Rabu, 16 September 2020

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran Menyulap Lahan Sempit Jadi Kebun Sayuran

Masa pandemi membuat rutinitas harian saya yang biasanya padat dengan pekerjaan mengajar di sekolah menengah kejuruan justru berhenti total. Anjuran dan peraturan di rumah saja untuk mencegah meluasnya Covid-19 justru menguras otak saya agar tidak bosan di rumah.

Berhubung sejak lama hobi saya mengisi waktu luang dengan bercocok tanam sayur, di pekarangan. Waktu libur pandemi ini saya gunakan dengan leluasa untuk mengurus lahan sempit yang ada di pinggir dan belakang rumah. Sementara di depan rumah karena tidak memiliki halaman, saya isi dengan pot atau bekas kemasan minyak goreng yang dipakai sebagai media tanam.

Berikut aneka tanaman sayur dan bumbu yang saya budidayakan di lahan sempit pekarangan dan belakang rumah.

1. Pot dari bekas cat, dan bekas plastik kemasan di depan rumah
Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Bibit tomat

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Bibit tomat yang sudah dipindah ke kemasan bekas minyak

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Tanaman tomat sudah berbunga

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Buah tomat siap panen

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Bawang daun di bekas kaleng cat

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Seledri

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Panen tomat dan kangkung

Tips menanam di pot atau polibag:

*Sediakan media tanam berupa; tanah gembur, kompos, pupuk dari kotoran hewan.
*Sirami tiap pagi dan sore
*Gemburkan media tanam setiap dua minggu agar tidak ada hama atau terlalu padat

2. Memanfaatkan lahan sempit di samping kiri dan kanan rumah berukuran 50cm x 9m.
*Memilih tanaman sayur yang usia produktifnya lumayan lama:
Terong

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Bibit terong
Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Terong siap petik di sela cabai pinggir rumah

Cabai

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Cabai rawit tumbuh subur di pinggir kanan rumah

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Cabai siap panen

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Hasil panen cabai dan terong

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Jangan lupa sisihkan untuk benih

Tips menanam cabai dan terong di lahan sempit:

*Jangan lupa selalu sirami setiap pagi atau sore
*Berikan pupuk kompos
*Gemburkan tanah di sekitar tanaman
*Basmi hama dengan musuh alami. Misal dengan daun mimba, untuk hama semut hitam bisa dengan semut merah.

3. Memanfaatkan lahan sempit di belakang rumah ukuran 50cm x 8m
Untuk yang satu ini, saya siapkan sebagai lahan untuk rotasi tanaman, jadi setiap selesai masa tanam diganti dengan tanaman lainnya.

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Musim pertama ditanami tomat

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Musim kedua ditanami kacang panjang

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Kemangi, jahe dan kacang panjang

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Kacang panjang dengan sulur paralon air

Tips Menyulap Pekarangan Sempit Menjadi Kebun Aneka Sayuran
Kacang siap petik

Tips menanam tomat dan kacang di lahan sempit
*Persiapkan lahan yang sudah dicampur dengan kompos
*Jangan lupa sediakan sulur sebagai rambatan atau penahan tanaman dari angin
*Sirami dan siangi secara telaten
*Untuk tomat yang sering kena ulat daun, bisa langsung dibuang daun yang kena
*Untuk kacang yang biasa terkena keriput daun bisa ditaburi abu dapur

Nah, itulah tips dan cara memanfaatkan lahan sempit sekitar rumah agar menghasilkan sayuran dan TOGA, dijamin belanja jadi hemat loh, Gansis. Disamping itu lingkungan rumah jadi segar, mengurangi limbah sampah plastik dan polusi. Selamat mencoba.

Pembunuhan Anak di Benhil, Polisi: Ibu Kandung Pukuli Anak Susah Belajar Online

Pembunuhan Anak di Benhil, Polisi: Ibu Kandung Pukuli Anak Susah Belajar Online

TEMPO.CO, Jakarta - Polres Lebak mengungkap kasus pembunuhan anak yang dilakukan oleh ibu kandung korban, Lia Handayani (26), warga Bendungan Hilir, Jakarta. Kasus penganiayaan anak hingga meninggal ini ditangani Polres Lebak, karena orang tua korban menguburkan anaknya secara diam-diam di TPU Desa Cipalabuh Kecamatan Cijaku Kabupaten Lebak.

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Lebak Ajun Komisaris David Adhi Kusuma, orang tua korban yaitu Lia Handayani dan Imam Safi'e (27) melakukan penganiayaan anak karena putrinya sulit belajar online. Akibat penganiayaan itu, Keysya Safiyah (8), yang baru kelas 1 SD meninggal.

"Ibu kandungnya itu melakukan pemukulan lebih dari lima kali hingga anaknya meninggal," kata David di Lebak, Senin 14 September 2020.

Pemukulan itu terjadi karena pelaku merasa kesal melihat anaknya sulit belajar online.

David mengatakan, Lia mencubit dan memukul Keysya lebih dari lima kali menggunakan gagang sapu hingga korban terjatuh ke lantai. Melihat anak kembarnya itu tak berdaya. Lia merasa panik dan mengajak suaminya Imam Safi"e untuk pergi ke Kabupaten Lebak, Banten.

Pasangan suami isteri itu membawa jasad Keysya dalam kardus menggunakan sepeda motor dari kawasan Benhil, Jakarta ke Lebak. Mereka juga membonceng adik kembar Keysya.

Setelah tiba di kampung halaman, Rabu 26 Agustus 2020, pelaku berziarah ke makam neneknya, sekaligus menguburkan anaknya secara diam-diam di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Cipalabuh Kecamatan Cijaku Kabupaten Lebak.

Pembunuhan itu terungkap karena warga setempat mencurigai kuburan itu. Setelah dibongkar ternyata berisi jasad seorang anak yang masih mengenakan pakaian," kata David.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui kerap melakukan penganiayaan terhadap Keysya Safiyah.

Bahkan, tim penyidik mendapat file di telpon genggam pelaku pembunuhan anak yang memperlihatkan foto korban dengan luka lebam di bagian mata dan bibir. "Pelaku kerapkali melakukan penganiayaan jika anaknya kesulitan belajar secara online," katanya


https://metro.tempo.co/read/1386271/...belajar-online

5 Wanita Cantik Psikopat, Cantik Cantik Pembunuh Berdarah Dingin.

5 Wanita Cantik Psikopat, Cantik Cantik Pembunuh Berdarah Dingin. Serem Guys!

HALO AGANSIS


Bagaimana kabar dari agan dan sista di rumah? Semoga kita semua baik baik saja dan selalu berada dalam lindungan Yang Maha Kuasa. Apapun masalah kita hari ini dan esok nanti bisa kita selesaikan dengan mudah serta selalu diberikan keberkahan dalam setiap prosesnya. Tetap semangat walau pandemi belum juga berakhir.

Pada thread dan kesempatan kali ini, ane akan membahas sesuatu yang sedang hangat diperbincangkan media. Yaitu mengenai wanita yang berdarah dingin, bukan darahnya yang dingin lho wkwkwk. Dimana wanita tersebut membunuh ibu kandungnya sendiri dengan puluhan kali tusukan dilehar dan bagian lainnya.

Sebutan untuk orang seperti ini adalah psikopat, dan kita tahu itu. Bagaiman tidak, seorang ibu kandung di bunuh sendiri oleh anaknya sendiri. Gila bukan? Padahal jika dilihat sepertinya wanita yang bernama Isabella Guzman ini memanglah cantik dan tidak terlihat seperti pembunuh. Tapi tidak ada yang tahu tentang itu semu, dibalik kecantikannya tersebut. Dirinya adalah wanita psikopat yang membunuh ibu kandungnya sendiri.

Selain wanita tersebut, ada beberapa deretan wanita cantik yang ternyata adalah psikopat dan pembunuh berdarah dingin. Serem guys, buat yang penasaran siapa saja mereka. Silahkan simak ulasan dibawah ini.

Quote:

Mengintip Menara Peruri Setinggi 400 Meter di Jakarta Selatan

Mengintip Menara Peruri Setinggi 400 Meter di Jakarta Selatan


Mengintip Menara Peruri Setinggi 400 Meter di Jakarta Selatan

Jakarta - Dalam beberapa tahun mendatang, Indonesia akan punya banyak menara pencakar langit. Setelah Signature Tower dan Pertamina Tower, Perum Peruri juga tak mau ketinggalan.
Peruri menyiapkan kawasan terpadu di Jalan Falatehan, Blok M, Jakarta Selatan. Gedung yang diberi nama 'Peruri 88' ini akan menjadi ikon baru di Jakarta Selatan. Menara ini diperkirakan punya tinggi 400 meter.

"Dana yang dikeluarkan tergantung KLB (Koefisien Lantai Bangunan), dan hitung konstruksinya. Kalau dilihat saat ini, misalkan 300.000 m2 berarti investasi mencapai Rp 3-3,5 triliun," kata Direktur Utama Perum Peruri Prasetio beberapa waktu lalu.

Penasaran seperti apa bentuknya nanti? Situs Arc Daily merilis beberapa gambar hasil rendering 3D atas bakal menara milik perusahaan pelat merah tersebut seperti dikutip detikFinance, Jumat (14/12/2012).

Menara ini akan menjadi tertinggi kedua di Indonesia, atau tingginya hampir sama dengan Pertamina Tower milik Pertamina. Gedung tertinggi di Indonesia masih dipegang Signature Tower besutan pengusaha Tomy Winata yang diprediksi rampung sebelum 2020.

Tim desain gedung ini adalah MVRDV berkolaborasi dengan The Jerde Partnership dan ARUP. Sementara proyek ini akan dikerjakan oleh konsorsium PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan Benhil Property.

Desain Gedung ini menggabungkan kebutuhan Jakarta akan ruang kerja sekaligus ruang terbuka hijau. Sehingga, hampir di setiap lantainya terdapat kebun kecil lengkap dengan tanaman hijaunya.

Lantai 44 sampai 86 akan digunakan sebagai hotel mewah yang di dalamnya terdapat teras dengan taman, kolam renang dan aula pernikahan. Sementara di lantai paling atas akan ada sebuah restoran dengan pemandangan yang dari puncak gedung, yaitu lantai 88.

Selain itu, menara ini juga akan digunakan untuk perkantoran, tempat belanja dan rumah tinggal. Nantinya, akan dibangun juga fasilitas pendukung lainnya seperti taman bermain, pusat kebugaran, dan restoran terbuka dan kolam renang umum.

Menara ini juga menyediakan sebuah podium kotak yang bagian tengahnya oval terbuka cocok untuk jadi tempat 'nongkrong' sore-sore warga sekitar, baik itu penghuni maupun karyawan setempat yang sudah selesai kerja.

Podium ini rencananya berada di lantai 7 dan bagian bawahnya ada taman dengan pepohonan yang lebat. Podium ini dihubungkan dengan sebuah eskalator alias tangga berjalan.

sumber : detik..com

Peruri Minta Duit Rp500 M ke Pertamina, Ahok Bertaring, Peruri Dikatain Ular..

Peruri Minta Duit Rp500 M ke Pertamina, Ahok Bertaring, Peruri Dikatain Ular..

WE Online, Jakarta -
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkapkan kekesalannya dalam video YouTube POIN, Senin (14/9).

Ia mengaku kesal dengan Perum Peruri, yang meminta dana Rp500 miliar untuk proyek digitalisasi yang tengah didorong oleh Pertamina. 

"Saya lagi paksakan tanda tangan digital tapi Peruri bindeng juga masa minta Rp500 miliar untuk proses paperless di kantor Pertamina. Itu BUMN juga," cetusnya, seperti dikutip, Selasa (15/9/2020). 

Lanjutnya, ia pun lantas menyamakan Perum Peruri dengan ular sanca dan piton. Menurut Ahok, Peruri bisa tidak bekerja lagi usai mendapat proyek tersebut.

"Itu sama saja sudah dapat Pertamina nggak mau kerja lagi, tidur, 10 tahun jadi ular sanca, ular piton," lanjutnya.

Lebih lanjut, Ahok juga menyinggung soal gaji direksi yang cukup besar meski sudah dicopot dari jabatannya.

"Masa dicopot gaji masi sama. Alasannya karena orang lama. Ya harusnya gaji mengikuti jabatan anda kan. Tapi mereka bikin gaji pokok gede semua. Jadi bayangin gaji sekian tahun gaji pokok bisa Rp 75 juta. Dicopot, gak ada kerjaan pun dibayar segitu. Gila aja nih," ujarnya. 


Sumber :
https://www.wartaekonomi.co.id/read304330/peruri-minta-duit-rp500-m-ke-pertamina-ahok-bertaring-peruri-dikatain-ular/0 

Prof Mahfud Tegaskan Polri Bukan Penegak Fatwa MUI

jpnn.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh Mahfud MD menyatakan bahwa fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) bukanlah hukum positif. Karenanya, aparat penegak hukum tidak bisa menegakkan fatwa MUI.

“Fatwa MUI bukan hukum. Tidak boleh menggunakan aparatur negara untuk melaksanakan atau untuk menegakkannya,” ucap dia Mahfud usai diskusi bertema Fatwa MUI dan Hukum Positif di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (17/1)

Guru besar ilmu hukum itu menambahkan, umat Islam juga tidak boleh menggunakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) ataupun organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk menegakkan fatwa MUI. “Karena fatwa untuk kebutuhan amaliyah pribadi tidak bisa dipaksakan ke orang lain," katanya.

Lebih lanjut mantan menteri pertahanan itu menambahkan, Polri sebetulnya sangat paham mengenai kedudukan fatwa MUI ini. Namun, Korps Bhayangkara itu memerlukan dukungan lebih kuat untuk menegaskan posisinya terhadap fatwa MUI.

Karenanya, Polri pun mengumpulkan akademisi dan ulama. “Bahwa akademisi dan ulama mengatakan itu (fatwa MUI, red) tidak lebih kuat dalam hukum negara dalam penegakannya," terangnya.

Kendati demikian, kata Mahfud, fatwa MUI secara etik dan moral mengikat ke pribadi masing-masing muslim. Sehingga, sanksinya bersifat otonom atau datang dari dalam diri sendiri. Misalnya karena takut malu atau dosa.

"Fatwa MUI belum menjadi hukum positif. Sehingga tidak bisa dipaksakan. Apakah fatwa bagus? Ya bagus sekali. Apakah penting ? Penting sebagai bimbingan akan tetapi penting maupun bagus tidak bisa menegakkan alat negara karena alat negara untuk menegakkan hukum itu hanya dengan hukum positif,” tuntas dia.(elf/JPG)

http://www.jpnn.com/news/prof-mahfud...egak-fatwa-mui

Teddy PKPI: Banyak Orang Baru Tahu MUI adalah LSM

 Suara.com - Pemberitaan soal Majelis Ulama Indonesia (MUI) kini tengah santer terdengar. Baru-baru ini, Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi pun angkat suara terkait dengan posisi MUI.


Menurutnya, masih banyak orang yang baru tahu dan tercerahkan bahwa MUI adalah LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) setelah ia mempublikasikannya.

"Banyak orang yang baru tahu dan tercerahkan setelah saya publikasikan bahwa MUI itu adalah LSM," tulis Teddy di akun Twitternya, Senin (14/9/2020).



Sebelumnya, Teddy Gusnaidi menyampaikan pernyataan yang berisi bahwa MUI adalah LSM.

"Apakah MUI itu agama? Bukan, MUI hanya LSM. Apakah benar? Ya benar, wong MUI sendiri mengakui bahwa mereka LSM kok. Anehnya walau sudah mengakui mereka LSM, tetapi kaum cabul tetap tidak terima kalau MUI itu LSM. Tetap ngamuk-ngamuk kaya bijinya keinjak onta," kata Teddy pada Sabtu (12/9/2020).

Tidak hanya itu, Polisi PKPI ini juga menulis sejumlah poin tentang tanggapan MUI yang dirasa tidak menjawab statementnya.

"Jawaban MUI sama sekali tidak membantah maupun menjawab statement saya. Apakah MUI malu mengakui saya benar? Apakah MUI takut jika membenarkan pertanyaan saya, bisa menyakiti kelompok yang menyalahkan saya? LSM model apa ini?" kata Teddy, dikutip suara.com Selasa (15/9/2020).

Menurut Teddy, disinformasi semacam ini jangan dibiarkan, sebab salah satu tugas MUI adalah memberikan bimbingan dan tuntunan kepada umat.

"Uniknya, info yang diberikan Sekjen MUI dalam klarifikasi hanya komisi fatwa, padahal di LSM MUI itu ada 12 komisi dan 10 lembaga selain tentu pengurus dewan pimpinan MUI. Kenapa hanya 1 komisi saja yang diberikan namanya? Apakah malu memberikan nama-nama dewan pimpinan MUI?" ujar Teddy.

Lebih lanjut, Teddy menanyakan apakah MUI malu menyebut nama-nama pengurusnya sepertu Tengkuzul, Yusuf Martak, dan lain-lain.

Tidak hanya itu, Teddy mengatakan mestinya pihak MUI menyatakan statement yang ia lontarkan benar dan pihak-pihak yang menganggap MUI bukan LSM itu salah.

"Sekjen MUI juga seharusnya mengatakan bahwa MUI itu bukan agama, sehingga tidak boleh dikultuskan. Harusnya begitu dan itu tugas LSM," tuturnya lanjut.

"LSM MUI kok saya lihat seperti membiarkan kesalahan ini terjadi, membiarkan hal yang salah untuk dikonsumsi oleh umat, walaupun faktanya di website resmi MUI sudah jelas menyebut bahwa MUI adalah LSM. Jangan sampai karena hal ini, lalu MUI menghapus keterangan LSM di website," sambung Teddy.

Lebih dalam lagi, Teddy mengungkapkan jika MUI tidak setuju dengan pernyataannya, maka MUI dibolehkan untuk membantah dan bukan malah membiarkan.

"Kalau LSM MUI membiarkan hal ini ya mending dibubarkan saja, karena tidak menjalankan tugas mereka sebagai LSM MUI. Mosok jadi saya yang memberikan bimbingan ke umat?" ucapnya.

Terakhir, Teddy kembali mengingatkan bahwa MUI hanya LSM biasa jadi apa yang disampaikan oleh mereka bukan merupakan kewajiban untuk dipenuhi.

"Ingat, LSM MUI cuma LSM biasa, bukan agama, bukan pemerintah, dan bukan boyband. Apapun yang mereka sampaikan bukan kewajiban yang harus diikuti, karena mereka bukan pemerintah. Ingat MUI cuma LSM, sama seperti LSM lain di Indonesia," pungkasnya.

"Apa maksud anda menyerang MUI, apakah tidak ada iman lagi dalam diri anda, atau anda bukan Islam, kalau bukan Islam jangan terlalu jauh menyinggung masalah MUI," balas salah seorang warganet.

Dewan Pakar PKPI ini menimpali, "Kapan gue nyerang LSM MUI? Apa hubungan iman dengan LSM? Apakah LSM itu sudah menjadi sembahan sekarang?".




Sumber :
https://www.suara.com/news/2020/09/1...h-lsm?page=all